Mungkin ada beberapa dari Anda yang merasa aneh pada saat membaca judul artikel ini. Tapi pertanyaan itu adalah pertanyaan yang tepat untuk saya tujukan kepada Anda.
“Apa sih maksud penulis ini?”
“Gak jelas amat sih!”
Mungkin itu salah satu contoh pikiran yang bisa saja muncul di benak Anda saat Anda membaca judul artikel ini. Mungkin saja ada yang tidak suka dan langsung melewatkan artikel ini. Semua itu adalah hak Anda untuk berpendapat dan menentukan untuk meneruskan membaca artikel ini atau tidak.
Kembali lagi ke pertanyaan Saya untuk Anda :
“Diri Anda pantas untuk bahagia?”
Alasan saya membuat artikel ini sebenarnya sangat sederhana. Saya ingin membantu Anda untuk sadar bahwa Anda PANTAS untuk BAHAGIA. Semua orang didunia ini tanpa terkecuali, termasuk Anda, memiliki porsi yang sama untuk dapat merasakan kebahagian.
Kebahagiaan yang saya bahas di artikel ini bukan semata-mata hanya terpaku kepada materi saja. Apakah Anda sadar bahwa terkadang Anda hanya butuh hal atau momen yang kecil dan sederhana untuk dapat BAHAGIA?
Yang perlu Anda sadari adalah yang membuat Anda tidak bahagia adalah diri Anda sendiri, Mengapa saya berpendapat demikian? Karena seperti yang saya tuliskan di dalam artikel saya yang sebelumnya, saya tuliskan bahwa Anda adalah nahkoda di kehidupan Anda sendiri.
Bagaimana Anda menyikapi apa yang terjadi dihidup Anda menjadi pilihan Anda dan pastinya kalau Anda salah memilih pilihan untuk menyikapi suatu situasi yang terjadi, pasti Anda tidak akan merasa bahagia.
Satu hal yang dapat saya simpulkan dari pengalaman pribadi saya ketika mengalami masa dimana saya merasa tidak pantas untuk bahagia adalah Anda harus membuang jauh-jauh segala macam intimidasi dan pemikiran negatif yang datang menghantui Anda. Memang tidak mudah untuk melakukan itu, tapi ingat bahwa Anda PANTAS UNTUK BAHAGIA. Jadi jangan biarkan pikiran Anda dan situasi disekeliling Anda yang mengatur hidup Anda.